Dovizioso dan Marquez sama-sama mengoleksi 199 poin sebelum balapan pada Minggu (24/9). Akan tetapi, hasil lomba memisahkan kedua pebalap dengan jarak 16 poin setelah Marquez tampil sebagai pemenang.
Manaer umum Ducati Gigi Dall'Igna mengakui, Marquez memang sulit dikalahkan. Mengingat, pebalap Repsol Honda itu tidak sungkan untuk mengambil risiko di setiap balapannya.
"Marc adalah seorang pebalap yang mengambil banyak risiko, dan hanya menginginkan kemenangan," ungkap dia kepada Gazzetta dello Sport, yang dikutip Autosport.
"Menghadapi orang semacam ini bisa sulit, seperti yang kita lihat. Saya tidak merasa dia punya jarak yang besar, dan untuk alasan ini dia sudah mengambil banyak risiko."
Dall'Igna mengakui Aragon memang sulit untuk Ducati. Meski begitu, dia masih yakin Dovizioso punya kesempatan di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia.
"Kami tidak kehilangan titel juara pada hari Minggu," lanjut Dall'Igna. "Saya masih yakin bahwa kami bisa berbicara banyak dari sekarang sampai akhir."
(rin/cas)
0 Response to "Ducati: Kami Tidak Kehilangan Titel Juara di Aragon"
Posting Komentar