Vinales menjadi peluang paling realistis bagi Yamaha setelah Valentino Rossi cedera panjang karena mengalami kecelakaan. Bagi Rossi, insiden itu bisa dibilang menutup peluangnya meraih titel juara dunia ke-10, karena dia masih akan absen di seri Aragon akhir bulan ini.
Sampai kini, Vinales berada di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 183 poin, tertinggal 16 poin dari Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Honda) di dua teratas klasemen sementara. Dengan sisa lima seri, Vinales masih mungkin menyalip Dovizioso dan Marquez.
Dengan demikian, Yamaha tinggal fokus penuh pada Vinales. Ducati dan Honda pun melakukan hal serupa dengan mengutamakan Dovizioso dan Marquez.
"Saya tidak melihat keuntungan apapun," jawab bos tim Yamaha Lin Jarvis di Autosport. "Selalu lebih baik memiliki dua peluru ketimbang satu peluru."
"Kalau sesuatu terjadi pada Marc, Honda akan berada dalam kesulitan. Sekarang kami melihat sesuatu telah terjadi pada Rossi. Bayangkan kalau Vale hanya satu-satunya peluru kami, kami akan berada dalam kesulitan."
"Kami tidak pernah meragukan bahwa memiliki dua pebalap dalam persaingan lebih baik daripada hanya memiliki satu pebalap. Banyak orang membicarakan tentang satu pebalap yang mencuri banyak poin dari pebalap lainnya... Omong kosong."
"Setiap pebalap bersaing melawan pebalap lainnya, dan untuk sebuah pabrikan memang lebih baik memiliki dua peluru di dalam senjata. Begitulah. Terus terang, saya tidak melihat ada positifnya."
(rin/krs)
0 Response to "Tinggal Fokus pada Vinales, Yamaha Bantah Akan Diuntungkan dalam Persaingan Gelar"
Posting Komentar